Kegiatan

Universitas Gadjah Mada merupakan pelopor perguruan tinggi nasional berkelas dunia yang unggul dan inovatif, mengabdi kepada kepentingan bangsa dan kemanusiaan dijiwai nilai - nilai budaya bangsa berdasarkan Pancasila. Universitas Gadjah Mada mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta pelestarian dan pengembangan ilmu yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam era digital ini, berbagai pengetahuan terbaru banyak tersedia melalui media website dan dunia maya. Penempatan pengetahuan baru di dunia digital juga dilakukan lebih aktif dan komunikatif. Berbagai ilmu pengetahuan yang dihasilkan perlu dikelola dengan prinsip-prinsip Knowledge Management (Manajemen Pengetahuan).

Salah satu metode pengelolaan diseminasi ilmu yang dapat dilakukan terutama pada masa pandemic COVID-19 adalah melalui sistem broadcasting. Broadcasting/ penyiaran adalah pendistribusian muatan audio atau video kepada pemirsa yang tersebar melalui berbagai media komunikasi massa, namun umumnya menggunakan spektrum elektromagnetik (gelombang radio), dalam suatu model satu untuk banyak. Standar Broadcasting diterapkan dalam produksi pelaksanaan kegiatan akademik (seminar, perkuliahan, dan lain - lain) secara online untuk membuat hasil produksi lebih rapi, acara tepat waktu, dan editing video bisa ditayangkan kembali dan peserta bisa mengakses sesi acara dengan klik pada time code tanpa menunggu waktu dalam mencari per sesi topik.

Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada telah melaksanakan program diseminasi ilmu pengetahuan berbasis website sejak tahun 2010. Penggunaan website menjadi penting karena dapat menjangkau seluruh penjuru Indonesia. Para tenaga kesehatan yang berada di daerah-daerah terpencil Indonesia mendapatkan kemudahan untuk mengakses ilmu pengetahuan melalui website.

Setelah beberapa tahun PKMK berproses melakukan diseminasi ilmu pengetahuan, ada berbagai metode yang digunakan dalam proses diseminasi ilmu. Beberapa diantaranya adalah dengan sistem broadcasting dan metode blended learning. Unit Pelatihan PKMK turut berperan aktif sebagai penopang berbagai macam kegiatan dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia di bidang kesehatan.

A. Visi

Bertekad menjadi institusi pelatihan dalam bidang kebijakan dan manajemen kesehatan yang menjadi acuan nasional dan mempunyai standar internasional.

B. Misi

  1. Melaksanakan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas manajerial bagi institusi pelayanan kesehatan pemerintah dan swasta
  2. Melaksanakan pelatihan sumber daya manusia di bidang kesehatan
  3. Mendukung misi UGM dalam menyelenggarakan pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat
  4. Mengembangkan jejaring dengan lembaga-lembaga pelatihan di level nasional dan internasional dalam upaya membangun sistem kesehatan dan mencapai tujuan pembangunan kesehatan
  5. Memfasilitasi lembaga konsultan kebijakan dan manajemen kesehatan lain yang membutuhkan narasumber dalam bidang pelatihan kesehatan

Dalam proses penyusunan Rencana Strategis Unit Pelatihan PKMK, perhatian terhadap kemungkinan perubahan faktor lingkungan organisasi, baik internal maupun eksternal merupakan hal yang penting. Wujud perhatian tersebut adalah dengan melakukan penilaian terhadap kondisi organisasi dan lingkungan sekitarnya yang dapat dilakukan antara lain dengan menerapkan analisis SWOT. Analisis lingkungan baik internal maupun eksternal organisasi merupakan hal yang penting dalam menentukan faktor-faktor penentu keberhasilan bagi suatu organisasi.

Kajian atas kondisi internal dapat menghasilkan kekuatan dan kelemahan yang ada dalam organisasi, sedangkan analisis atas kondisi eksternal dapat diketahui peluang dan ancaman yang dihadapi organisasi. Analisis lingkungan sangat diperlukan untuk meningkatkan kapabilitas organisasi dalam menyikapi setiap perubahan dan perkembangan zaman. Analisis lingkungan yang dirumuskan oleh unit pelatihan PKMK sebagai berikut

A. Faktor Internal

  1. Kekuatan (Strenghts)

    1. Tersedianya petunjuk teknis dan pelaksanaan penyelenggaraan pelatihan;
    2. Tersedianya sistem dan prosedur kerja yang baku dalam penyelenggaraan pelatihan;
    3. Tersedianya uraian tugas yang jelas pada masing masing fungsi;
    4. Storage/Pengarsipan menggunakan website-based, sehingga mempermudah pengguna untuk mencari dokumen, materi atau recording webinar/seminar/pelatihan yang sudah diselenggarakan. PKMK sudah menggunakan sistem web-based sejak tahun 2010.
    5. Tersedianya fasilitas penunjang pelatihan (Auditorium, studio, peralatan webinar, ibadah, WIFI, CCTV, sound system, sistem informasi pelatihan, sistem pengamanan 24jam, dll) yang memadai;
    6. Tersedianya paket-paket pelatihan unggulan
  2. Kelemahan (Weaknesses)

    1. Belum optimalnya pengembangan SDM unit pelatihan maupun non unit pelatihan;
    2. Belum semua pelatih tersertifikasi
    3. Lembaga belum terakreditasi
    4. Belum ada jenjang karir bagi tenaga pelatih
    5. Belum ada mekanisme dan standar perekrutan pelatih khususnya untuk pelatih eksternal
    6. Kurangnya pemahaman proses manajemen organisasi diindikasikan dengan masih lemahnya koordinasi;
    7. Belum semua manajemen pelatihan (ADDIE) berbasis teknologi informasi
    8. Belum terintegrasinya sistem manajemen data pelatihan
    9. Terbatasnya sarana dan prasarana penunjang pelatihan berbasis online
    10. Belum optimalnya model sistem pembelajaran online.
    11. Masih diperlukan dukungan dari aspek legal formal (akreditasi) untuk penyelenggaraan beberapa jenis pelatihan.
    12. Belum tersedia kurikulum yang terstandarisasi dan terakreditasi

B. Faktor Eksternal

  1. Peluang (Opportunities)

    1. Eksistensi Institusi Pelatihan Terakreditasi
    2. Banyaknya lembaga pelatihan lokal maupun nasional yang bisa diajak kerja sama diindikasikan dengan kerja sama penyelenggaraan
    3. Pelatihan dengan sistem pola kemitraan (fasilitasi dan pengampuan);
    4. Transformasi Sistem Kesehatan menuntut berbagai institusi di sektor kesehatan untuk meningkatkan kompetensi SDM nya masing-masing sehingga dibutuhkan banyak pelatihan di berbagai level.
    5. Teknologi komunikasi jarak jauh sudah semakin berkembang dan semakin mudah diadopsi oleh institusi sektor kesehatan hingga pelosok Indonesia, Para tenaga kesehatan semakin fasih menggunakan teknologi tersebut
  2. Ancaman (Threats)

    1. Pengembangan dan peningkatan kualitas SDM yang belum sesuai standar sertifikasi dan kompeten karena terbatasnya anggaran untuk pelatihan
    2. Adanya institusi lain yang memiliki sumber daya yang lebih unggul dibanding dengan unit publikasi dan seminar. sumber daya tersebut berupa peralatan yang lebih lengkap dan up to date, Sumber daya manusia yang lebih kompeten di bidang teknologi informasi;
    3. Penyimpanan yang berbasis website membuat pengguna mudah mencari informasi tetapi jika website tersebut terkena virus bisa membuat website mengalami kendala operasional dan memerlukan perbaikan yang membutuhkan waktu, sehingga menghambat proses pengunggahan materi, reportase dan video rekaman
    4. Mulai munculnya lembaga/ institusi pelatihan swasta / masyarakat yang terakreditasi
    5. Pelatihan atau kursus dari negara lain yang semakin tidak berbatas (borderless) dan bersertifikat
    6. Selain itu juga masuknya lembaga-lembaga pelatihan tenaga kesehatan asing ke Indonesia untuk penyelenggaraan pelatihan luring untuk tenaga kesehatan dan pengelola RS-RS internasional di Indonesia

Faktor Internal

Kekuatan

  1. Kewenangan penyelenggaraan pelatihan dari Pusat Kajian PKMK kepada Unit Pelatihan
  2. Pelimpahan pengembangan pelatihan unggulan
  3. Tersedianya petunjuk teknis dan pelaksanaan penyelenggaraan pelatihan
  4. Tersedianya sistem dan prosedur kerja yang baku dalam penyelenggaraan pelatihan.
  5. Tersedianya uraian tugas yang jelas pada masing-masing fungsi
  6. Tersedianya SDM pelatihan yang berpengalaman dan terlatih

Kelemahan

  1. Belum optimalnya pengembangan SDM kediklatan maupun non kediklatan
  2. Kurangnya pemahaman proses manajemen organisasi diindikasikan dengan masih lemahnya

koordinasi;

  1. Belum optimalnya penerapan e-office dalam manajemen organisasi
  2. Belum semua manajemen pelatihan (ADDIE) berbasis teknologi informasi
  3. Belum terintegrasinya sistem manajemen data pelatihan
  4. Terbatasnya sarana dan prasarana penunjang pelatihan berbasis online

Faktor Eksternal

Kekuatan

  1. Tersedianya fasilitas penunjang pelatihan (Auditorium, kelas indoor/outdoor, asrama, sarana olahraga, ibadah, WIFI, lab dan bengkel kerja, lab. Komputer, perpustakaan, WTP, CCTV, Ceiling speaker, sistem informasi pelatihan, sistem pengamanan 24 jam, dll) yang memadai.
  2. Institusi pelatihan yang sudah terakreditasi baik dari Kementerian Kesehatan maupun dari Lembaga Administrasi Negara (LAN).
  3. Tersedianya paket-paket pelatihan unggulan

Kelemahan

  1. Belum optimalnya model sistem pembelajaran online.
  2. Masih diperlukan dukungan dari aspek legal formal (akreditasi) untuk penyelenggaraan beberapa jenis pelatihan
  3. Belum semua pelatihan dukungan program tersedia kurikulumnya
  4. Belum semua manajemen pelatihan (ADDIE) berbasis teknologi informasi

Peluang (Opportunities)

  1. Eksistensi Institusi Pelatihan Terakreditasi dan banyaknya lembaga pelatihan lokal maupun nasional yang bisa diajak kerjasama diindikasikan dengan Kerjasama penyelenggaraan Pelatihan dengan sistem pola kemitraan (fasilitasi dan pengampuan);
  2. Banyaknya tawaran peningkatan SDM (diklat fungsional, beasiswa, pendidikan formal);
  3. Tersebarnya tenaga kesehatan lingkungan di seluruh Indonesia, baik di Puskesmas, Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan serta di berbagai perusahan/ industri yang membutuhkan peningkatan kompetensi melalaui pelatihan Tersedianya berbagai platform (aplikasi) yang dapat diadaptasi kedalam penyelenggaraan pelatihan. Banyak institusi pendidikan kesehatan lingkungan yang siap bekerjasama dalam praktek mahasiswa kesehatan lingkungan.
  4. Kebijakan otonomi daerah untuk diversifikasi kerjasama kediklatan Kemajuan metode dan teknologi di bidang pelatihan

Ancaman (Threats)

  1. Mulai munculnya lembaga/ institusi pelatihan swasta/ masyarakat yang terakreditasi
  2. Globalisasi (transparansi, akuntabel pengelolaan pelatihan)

Sebagai Salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Unit Pelatihan PKMK ikut bertanggungjawab terhadap keberhasilan/ kelancaran program PKMK, dengan melaksanakan dua kegiatan yaitu pelatihan bagi Sumber daya manusia (SDM) Kesehatan, dan dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis. Untuk mewujudkan sasaran kegiatan yang telah ditetapkan dalan periode Rencana Kegitan Tahunan (RKT) Unit Pelatihan Tahun 2023-2027, berikut kegiatan, sasaran kegiatan dan indikator kinerja kegiatan sebagaimana tersaji pada Tabel di bawah ini:

No Sasaran Kinerja Indikator Kegiatan
1. Peningkatan kompetensi SDM   Jumlah pelatihan, workshop dan seminar nasional dan internasional yang di ikuti 1. Pelatihan penulisan artikel populer

2. Pelatihan Komunikasi Interpersonal

3. Post Graduate Forum

4. Asia-Pacific Network for Health Systems Strengthening (ANHSS)

Jumlah media pembelajaran yang di hasilkan 1. Video pembelajaran Analisis Kebijakan

2. Video pembelajaran Hospital cost manajemen sistem

3. Video pembelajaran dan pendampingan Hospital Disaster Plan

4. Video pembelajaran Joint Risk Assessment (JRA)

2. Penjaminan Mutu Pelatihan Akreditasi Institusi Akreditasi penyelenggaraan pelatihan bidang kesehatan
Jumlah pelatihan yang terakreditasi Pelatihan yang terakreditasi
Penyusunan kurikulum pelatihan 1. Pelatihan Analisis Kebijakan

2. Pelatihan Hospital cost manajemen sistem

3. Pelatihan Hospital Disaster Plan

4. Pelatihan Joint Risk Assessment (JRA)

5. Pelatihan SKDR

6. Pelatihan Keterampilan Komunikasi Interpersonal dan Negosiasi di Bidang Kesehatan

7. Pelatihan Komunikasi dan Edukasi Efektif Dalam Mewujudkan Service Excellence di Rumah Sakit

3 Pengembangan Digitalisasi Pelatihan Penyelenggaraan pengembangan SDM terkait digitalisasi 1. Pelatihan Konten Kreator sebagai media pembelajaran

2. Pelatihan penggunaan software VMIX

3. Pelatihan manajemen pelayanan dibidang teknologi informasi

4 Peningkatan jumlah Pelatihan Jumlah pelatihan in house training,webinar, seminar 1. Pelatihan Analisis Kebijakan

2. Pelatihan Hospital cost manajemen sistem

3. Pelatihan Hospital Disaster Plan

4. Pelatihan Joint Risk Assessment (JRA)

5. Pelatihan SKDR

6. Pelatihan Penulisan Policy Brief

7. Pelatihan Advokasi Kebijakan

8. Pelatihan unit cost Rumahsakit

9. Pelatihan BLUD untuk RSUD

10. Pelatihan Lean Manajemen

11. Forum Nasional Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia

12. Forum Nasional Filantropi Kesehatan

13. Forum Nasional IHQN Mutu Pelayanan Kesehatan

Rencana strategis ini disusun untuk mendukung kegiatan Unit Pelatihan PKMK. Karena Unit Pelatihan ini masih baru terbentuk, maka dibutuhkan banyak masukan dari board atau ahli senior untuk perkembangan ke depan. Harapannya rencana strategis ini dapat menjadi acuan pelaksanaan dan dokumentasi kegiatan Unit Pelatihan PKMK. Jika dalam pelaksanaannya terdapat kekurangan, maka pihak-pihak terkait dapat merevisi dokumen rencana strategis ini

SASARAN KINERJA INDIKATOR KOMPONEN PEMBIAYAAN Anggaran PIC Jadwal Pelaksanaan
A. PENINGKATAN KOMPETENSI SDM 1. Jumlah pelatihan, workshop dan seminar nasional dan internasional yang di ikuti Pelatihan/Workshop/Seminar Nasional
1. Pelatihan Komunikasi Interpersonal 2.500.000 Sealvy Kristianingsih Februari
2. Workshop Indonesian Anesthesiologist for Quality and Patient Safety/InasQu 2,500,000 Hanevi Djasri Februari
3. PIT PEDAMSI - Mass Casualty Inciden3 2,000,000 Gde Yulian Yogadita Maret
4. The 10th UGM Public Health Symposium 3,000,000 Chandra, Agus & Faisal Mei
5. 5th Indonesia Tuberculosis International Research Meeting (INA-TIME) 2023 1,000,000 Aulia Syafira Agustus
6. Pelatihan RStudio Dasar", diselenggarakan oleh PT Inspect Multi Konsultan 1,000,000 Mentari Widiastuti September
7.. Seminar Nasional PERSI XIX 4,500,000 Hanevi Djasri Oktober
8. The 8th Indonesian Health Economist Association (InaHEA) Biennial Scientific Meeting 2023, diselenggarakan oleh InaHEA 1,750,000 Mentari Widiastuti Oktober
9. Pelatihan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) terkini sesuai dengan konvergensi IFRS 24,000,000 Yos Hendra Desember
Pelatihan/Workshop/Seminar Internasional
1. Post Graduate Forum 50.000.000 Lutfan Lazuardi Juli
2. Asia-Pacific Network for Health Systems Strengthening (ANHSS) 25.000.000 Shita Listyadewi Desember
2. Jumlah media pembelajaran yang di hasilkan Video pembelajaran yang buat
1. Video pembelajaran Analisis Kebijakan 1.500.000 Maria Lelyana Mei
2. Video pembelajaran Hospital cost manajemen sistem 1.500.000 Johny Setiawan Desember
3. Video pembelajaran dan pendampingan Hospital Disaster Plan 1.500.000 Happy Panggaribu Agustus
B. PENJAMINAN MUTU PELATIHAN 1. Akreditasi Institusi Penyusunan dokumnen Akreditasi penyelenggaraan pelatihan bidang kesehatan 10.000.000 Eva Tirtabayu Hasri November - Desember
2. Jumlah pelatihan yang terakreditasi Pelatihan terakreditasi
1. Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) bagi Petugas Surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten Kota Provinsi Maluku 2.000.000 Eva Tirtabayu Hasri Juni
2. Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) bagi Petugas Surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten Kota Provinsi Sulawesi Tengah 2.000.000 Andriani Yulianti April
3. Pelatihan Pencegahan dan Tata Laksana Gizi Buruk pada Balita 2.000.000 Monita Deswita Desember
3. Penyusunan kurikulum pelatihan Penyusunan dan Pengembangan kurikulum pelatihan terakreditasi
1. Pelatihan Hospital Disaster Plan 30.000.000 Happy Panggaribu Agustus
2. Penggunaan Aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) bagi Petugas Surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten Kot 30.000.000 Andriani Yulianti Maret
3. Pelatihan Pencegahan dan Tata Laksana Gizi Buruk pada Balita 30.000.000 Monita Deswita November
4. Pengajuan kurikulum Akreditasi 1. Pelatihan Analisis Kebijakan 30.000.000 Tri Muhartini November
2. Pelatihan Pencegahan dan Tata Laksana Gizi Buruk pada Balita 30.000.000 Monita Deswita Desember
C. PENGEMBANGAN DIGITALISASI PELATIHAN Penyelenggaraan pengembangan SDM terkait digitalisasi Mengikuti pelatihan dalam mengembangkan kompetensi SDM
1. Pelatihan Konten Kreator sebagai media pembelajaran 1.500.000 FK-KMK September
2. Pelatihan penggunaan software VMIX 1.500.000 Sokhidin Maret
3. Pelatihan manajemen pelayanan dibidang teknologi informasi 1.500.000 FK-KMK September
D. PENINGKATAN JUMLAH PELATIHAN Jumlah pelatihan in house training,webinar, seminar 1. Pelatihan Joint Risk Assessment (JRA) 8 Provinsi 2.357.546.928 Eva Tirtabayu Hasri Januari - Juni
2. Analisis Kebijakan, Penyusunan Policy Brief dan Strategi Advokasi Kebijakan Batch 1 195.000.000 Tri Muhartini Maret
3. Pelatihan Analisis Kebijakan Publik dan Penulisan Laporan Kebijakan ( Policy Paper) 27.027.027 Tri Muhartini September
4. Pelatihan Analisis Kebijakan, Penyusunan Policy Brief Dan Strategi Advokasi Kebijakan Bagi Para Champion Kementerian Kesehatan Batch 2 208.000.000 Tri Muhartini Maret
5. Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) bagi Petugas Surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten Kota Provinsi Sulawesi Tengah 116.493.000 Andriani Yulianti April
6. Pelatihan Analisis Kebijakan, Penyusunan Policy Brief dan Strategi Advokasi Kebijakan Bagi Para Champion Kementerian Kesehatan Batch 3 224.000.000 Tri Muhartini Juni
7. Pelatihan lean management RS Kadungga 150.000.000 Firman Juni
8. Pelatihan Badan Layanan Umum Daerah Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka 50.000.000 Putu Eka Andayani Agustus
9. Workshop Akuntansi Rumah Sakit batch 2 Kupas Tuntas Unit Cost 81.000.000 Yos Hendra Oktober
10. Pelatihan Pencegahan dan Tata Laksana Gizi Buruk pada Balita 119.980.000 Monita Deswita Desember
11. Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) bagi Petugas Surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten Kota Provinsi Maluku 116.493.000 Eva Tirtabayu Hasri April
12. Workshop Akuntansi Rumah Sakit batch 3 Kupas Tuntas Unit Cost 60.000.000 Yos Hendra November - Desember
13. Pelatihan Badan Layanan Umum Daerah RSUD Lewoleba 75.000.000 Putu Eka Andayani November - Desember
Penyelenggaraan Forum Nasional
1. Forum Nasional XIV Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia 55.000.000 Tri Muhartini September
2. Forum Nasional XIX IHQN Mutu Kesehatan 200.000.000 Eva Tirtabayu Hasri Agustus
3. Forum Nasional IV Filantropi Kesehatan 25.000.000 Jodi Visnu Oktober
4. Forum Nasional Industri Farmalkes 25.000.000 Hilda Ismail Desember
JUMLAH RENCANA ANGGARAN Rp. 4.338.039.955
SASARAN KINERJA INDIKATOR KOMPONEN PEMBIAYAAN Anggaran PIC Jadwal Pelaksanaan
A. PENINGKATAN KOMPETENSI SDM 1. Jumlah pelatihan, workshop dan seminar nasional dan internasional yang di ikuti Pelatihan/Workshop/Seminar Nasional
1. Management of trainer 50.000.000 Maria Lelyana 12-20 Februari 2024
2. Pelatihan Komunikasi Interpersonal 3.000.000 Staf unit pelatihan Juni
3. Pelatihan Animasi After Effects 6.000.000 Sokhidin, Ari Ichroman, Yulis Yuhiba, Lilik Haryanto, Irvan Taufik Agustus
4. Pelatihan Digital Marketing 3.000.000 team unit publikasi Mei
5. Pelatihan Konten Kreator 6.000.000 Ari Ichroman, Agus Tri K, Yulis Yuhiba, Lilik Haryanto, Irvan Taufik, Sokhidin Oktober
6. Pelatihan Training of Officer 50.000.000 PKMK Maret
7. Pelatihan Menulis Pemberitaan SDG 15.000.000 Widarti, Mutiara Januari
8. Pelatihan RStudio untuk Model Ekonometrika Spasial 1.000.000 Mentari Widiastuti Februari
9. Pelatihan Adult Learning 1.000.000 Hanevi Djasri April
Pelatihan/Workshop/Seminar Internasional
1. Post Graduate Forum 50.000.000 Lutfan Lazuardi Juli
2. Asia-Pacific Network for Health Systems Strengthening (ANHSS) 50.000.000 Shita Listyadewi Desember
3. Konferensi The International Society for Quality in Healthcare (ISQua) Conference 50.000.000 Hanevi Djasri 22-30 September
4. International Hospital Federation in Rio de Janeiro 50.000.000 Putu Eka Andayani 10-12 September
5. Conference of Health System Research 50.000.000 Likke Putri 18 - 22 November
2. Jumlah media pembelajaran yang di hasilkan Video pembelajaran yang buat
1. Video pembelajaran Analisis Kebijakan 2.000.000 Tri Muhartini Maret
2. Video pembelajaran Unit Cost 2.000.000 Yos Hendra Februari
3. Video pembelajaran Arsitektur RS 2.000.000 Putu Eka Andayani Maret
B. PENJAMINAN MUTU PELATIHAN 1. Akreditasi Institusi Akreditasi penyelenggaraan pelatihan bidang kesehatan 60.000.000 Eva Tirtabayu Hasri Februari
2. Penyusunan kurikulum pelatihan Penyusunan dan Pengembangan kurikulum pelatihan terakreditasi
1.Pelatihan Keterampilan Komunikasi Interpersonal dan Negosiasi di Bidang Kesehatan 20.000.000 Nenggih September
2. Pelatihan Komunikasi dan Edukasi Efektif Dalam Mewujudkan Service Excellence di Rumah Sakit 20.000.000 Nenggih September
3. Pelatihan Hospital Cost Manajemen Sistem 20.000.000 Johny Setiawan Agustus
C. PENGEMBANGAN DIGITALISASI PELATIHAN Penyelenggaraan pengembangan SDM terkait digitalisasi Mengikuti pelatihan dalam mengembangkan kompetensi SDM
1. Pelatihan Animasi After Effects 9.000.000 Sokhidin, Ari Ichroman, Agus Tri Kuswanto Agustus
2. Pelatihan Digital Marketing 6.000.000 Widarti, Edna Novitasari Mei
3. Pelatihan Data Analysis 6.000.000 Irvan Taufik, Yulis Yuhiba Oktober
D. PENINGKATAN JUMLAH PELATIHAN Jumlah pelatihan in house training,webinar, seminar Penyelenggaraan jumlah in-house training di bidang kesehatan
1. Seri Webinar Hospital Cost Management System Untuk Implementasi Renstra Rumah Sakit 14.000.000 Johny Setiawan Januari-Februari
2. Seri webinar Strategi RS pasca berlakunya UU No. 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan 14.000.000 Putu Eka Andayani Januari-Februari
3. Workshop Penulisan Abstrak Konferensi Internasional 10.000.000 Putu Eka Andayani Januari-Mei
4. Pelatihan Pengembangan Kapasitas Penetapan Kebijakan, Kepemimpinan dan Komunikasi Inklusif Sumber Daya Manusia Bidang Kesehatan 60.000.000 Tri Muhartini Mei-Agustus
5. Pelatihan unit cost batch 4: Pengembangan Akuntansi Biaya Rumah Sakit sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan di Era JKN 60.000.000 Yos Hendra Februari
Penyelenggaraan Pelatihan dibidang kesehatan
1. Pelatihan Tahap 1: Pelatihan Analisis Data di Bidang Kesehatan 30.000.000 Tri Muhartini 14 – 16 Mei
2. Pelatihan Tahap 2 (Memahami dan Penyusunan Produk Analisis Kebijakan) 30.000.000 Tri Muhartini 21 – 22 Mei
3. Pelatihan Tahap 3 (Memahami dan Penyusunan Produk Analisis Kebijakan: Penyusunan Policy Brief) 30.000.000 Tri Muhartini 12 – 13 Juni
4. Pelatihan Tahap 4 (Strategi Advokasi Kebijakan Kesehatan) 30.000.000 Tri Muhartini 10 -12 Juli
5. Pelatihan Perencanaan Program Kesehatan 30.000.000 Candra Maret - November
6. Pelatihan Manajemen Public Health Program 30.000.000 Candra April - Desember
Penyelenggaraan Forum Nasional
1. Forum Nasional XIV Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia 55.000.000 Tri Muhartini September
2. Forum Nasional XIX IHQN Mutu Kesehatan 200.000.000 Eva Tirtabayu Hasri Agustus
3. Forum Nasional IV Filantropi Kesehatan 25.000.000 Jodi Visnu Oktober
4. Forum Nasional III Farmalkes 25.000.000 Hilda Ismail Desember
JUMLAH KESELURUHAN Rp. 1.150.000.000

JADWAL KEGIATAN TIM PENJAMIN MUTU TAHUN 2023

JADWAL KEGIATAN TIM PENJAMIN MUTU TAHUN 2023
Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
Tugas 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1. Menyusun perencanaan pelaksanaan penjaminan mutu; 11
2. Menyusun dokumen Sistem Manajemen Mutu (SMM) dengan melibatkan bidang/bagian/unit/instalasi terkait yang terdiri dari:
a. Penetapan Panduan Mutu (Quality Assurance Manual)  17
b. Standard Operational Procedure (SOP) 24
c. Dokumen pendukung: peraturan, standar, instruksi kerja, dan ketentuan 12 Sampai 31
d. Rekaman (bukti pelaksanaan kegiatan)
3. Melakukan penilaian mandisi (self assessment) sebelum diaudit oleh tim AMI; 2 & 3
4. Menyerahkan hasil SMM yang sudah melalui proses self assessment ke AMI 6 s.d 8
5. Memperbaiki dokumen SMM hasil penilaian AMI 9 & 10
6. Menyampaikan dokumen SMM ke bidang/bagian/unit/instalasi terkait untuk dijadikan acuan dalam pelaksanaan kegiatan; 13
7. Mengikuti proses AMI
8. Melakukan kaji ulang dokumen SMM yang diterapkan oleh seluruh jajaran institusi penyelenggara pelatihan;
9. Mengunggah dokumen SMM ke SIAKSI (Sistem Informasi Akreditasi Institusi)
10. Mengikuti keseluruhan proses visitasi dari pusat;
11. Menindaklanjuti rekomendasi berita acara hasil visitasi dan mengunggah kembali hasil perbaikan dokumen SMM melalui sistem informasi untuk keperluan penilaian akreditasi;
12. Menyusun laporan kegiatan Tim Penjamin Mutu

RENCANA AUDIT MUTU INTERNAL TAHUN 2023

UNIT PELATIHAN PKMK FK-KMK UGM

 

A. Pengantar

Audit Mutu Internal (AMI) adalah proses penilaian sistematik, mandiri, dan terdokumentasi untuk memastikan pelaksanaan kegiatan di unit pelatihan dapat dilakukan sesuai prosedur dengan hasil yang sesuai standar yang ditetapkan. Audit Mutu internal dilakukan untuk melihat kesesuaian antara pelaksanaan dengan perencanaan dan acuan yang digunakan.

Dengan pelaksanaan audit mutu internal yang baik, diharapkan dapat menghasilkan masukan dan rekomendasi bagi pimpinan unit pelatihan PKMK FK-KMK UGM. Masukan dan rekomendasi yang diberikan tim audit mutu internal dapat menjadi salah satu acuan perbaikan dan peningkatan kinerja unit pelatihan secara berkelanjutan.

B. Tujuan audit:

  1. Mengidentifikasi permasalahan dalam proses penyelenggaraan pelatihan
  2. Mengidetifikasi peluang perbaikan dalam rangka persiapan akreditasi institusi pelatihan.
  3. Memastikan pengetahuan dan ketrampilan petugas sesuai dengan kompetensinya
  4. Memberikan rekomendasi untuk perbaikan yang dibutuhkan terkait hal di atas

C. Lingkup audit:

Seluruh sub unit pelatihan PKMK FK_KMK UGM

D. Alokasi waktu:

Pelaksanaan audit mutu internal akan dilakukan pada Bulan Juni -Desember 2023

E. Metoda audit:

Pelaksanaan audit menggunakan metode wawancara, pemeriksaan dokumen dan rekaman, dan observasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan,

F. Pelaksanaan Program Audit:

  1. Merencanakan audit:
    1. Menetapkan ketua tim audit (coordinator)
    2. Menyusun rencana dan jadual audit: Menetapkan tujuan audit, lingkup, criteria, dan instrument audit, metoda, dan jadual audit
    3. Menetapkan tim audit
    4. Menghubungi unit-unit yang akan diaudit dan menyepakati waktu
  2. Melaksanakan review dokumen yang ada
  3. Mempersiapkan pelaksanaan audit pada masing-masing unit kerja:
    1. Membagi tugas pada anggota tim audit
    2. Masing-masing anggota menyiapkan daftar pertanyaan termasuk  kriteria audit, instrument dan form yang akan digunakan
  4. Melaksanakan audit pada masing-masing unit kerja:
    1. Opening
    2. Komunikasi selama pelaksanaan audit
    3. Mengumpulkan dan memverifikasi informasi
    4. Menganalisis temuan audit
    5. Menyiapkan kesimpulan audit
    6. Memberikan umpan balik kepada auditee
    7. Menyepakati rencana kerja perbaikan auditee bersama dengan auditor
  5. Menyusun dan mendistribusikan laporan audit
  6. Memonitor tindak lanjut pelaksanaan audit
  7. Menyiapkan laporan hasil audit pada rapat tinjauan manajemen

G. Rencana dan Jadwal Audit: 

UNIT/ KEGIATAN AUDITOR KEGIATAN/ PROSES YANG DIAUDIT DOKUMEN ACUAN WAKTU 

AUDIT II

WAKTU AUDIT II
M. Hardhantyo P 1.      Penyiapan Dokumen Akreditasi Institusi Kegiatan dan Pelayanan terkait tupoksi SK dan SPO terkait 
Andriani Yulianti 2.                  Penyiapan Dokumen Akreditasi Institusi Kegiatan dan Pelayanan terkait tupoksi SK dan SPO terkait  10-17 Juli 10-17 Desember
Eva Tirtabayu 3.                  Penyiapan Dokumen Akreditasi Institusi Kegiatan dan Pelayanan terkait tupoksi SK dan SPO terkait  10-17 Juli 10-17 Desember
Nusky Syaukani 4.                  Penyiapan Dokumen Akreditasi Institusi Kegiatan dan Pelayanan terkait tupoksi SK dan SPO terkait  10-17 Juli 10-17 Desember
Lucia Evi 5.                  Penyiapan Dokumen Akreditasi Institusi Kegiatan dan Pelayanan terkait tupoksi SK dan SPO terkait  10-17 Juli 10-17 Desember

                                                                            

Yogyakarta, 18 Januari 2023

Mengetahui
Ketua Tim Audit Ketua Tim QA
Hardhantyo P Shita Listyadewi

     

LAMPIRAN:

1. Laporan audit (menggunakan lampiran 1)

 

LAPORAN TINDAK LANJUT TEMUAN AUDIT

UNIT PELATIHAN PKMK FK-KMK UGM

TAHUN 2023

No

Aspek Ketidaksesuaian   

Rekomendasi auditor

 

Rencana

Tindak lanjut

Unit Terkait/Auditee  

P. Jawab

 

Waktu penyelesaian

1 SPO Survei Kepemimpinan dan Budaya Kerja Belum ada Akan dibuat SPO Kepemimpinan dan budaya organisasi 1  Minggu 
2 SPO

mengembangkan jejaring kerja sama kemitraan dengan pemangku kepentingan terkait penyelenggaraan pelatihan

Langkah-

langkah yang tercantum didalam SPO mengembangka n jejaring kerja sama kemitraan dengan pemangku kepentingan terkait penyelenggaraa n pelatihan, belum sesuai

SPO

pelaksanaan penjaminan mutu Akan diperbaiki

1  Minggu

………………., …………………………..

Auditee(…………………………………..)   

Auditor,(…………………………………..)

 

2. Instrumen Audit (Menggunakan Lampiran 2)

NoNama PelatihanJenis PelatihanTanggal MulaiTanggal BerakhirKeterangan
1Seri Webinar Hospital Cost Management System Untuk Implementasi Renstra Rumah SakitDaringJanuari 2024Februari 2024
DETAIL
2Seri webinar Strategi RS pasca berlakunya UU No. 17 Tahun 2023 Tentang KesehatanDaringJanuari 2024Februari 2024
DETAIL
3Workshop Penulisan Abstrak Konferensi InternasionalDaringJanuari 2024Mei 2024 DETAIL
4Pelatihan Pengembangan Kapasitas Penetapan Kebijakan, Kepemimpinan dan Komunikasi Inklusif Sumber Daya Manusia Bidang KesehatanBlended LearningMei 2024Agustus 2024
5Pelatihan unit cost batch 4: Pengembangan Akuntansi Biaya Rumah Sakit sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan di Era JKNKlasikal27 Februari 2024Februari 2024
DETAIL
6Seri Webinar Penelitian Kebijakan untuk Para Dosen PoltekkesDaringJanuari 2024Maret 2024
DETAIL
7Pelatihan Dasar Hospital Disaster PlanDaringGel I : 13-14 Maret 2024
Gel II : 21-22 Mei 2024
Gel III : 16-17 Juli 2024
Gel IV : 11-12 September 2024
Gel V : 20-21 November 2024
DETAIL
8Seri Webinar Penelitian Kebijakan Kesehatan untuk Para Dosen Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kedokteran Pencegahan di UniversitasBlended Learning21 Maret 202418 April 2024
DETAIL
9Webinar Manajemen Bencana Kesehatan Dalam Konsep dan Praktik (Disaster Health Management)Daring30 Maret 2024 &
20 Juli 2024
DETAIL
10Serial Webinar Dengue Updates untuk Dokter UmumDaring3 April 2024Mei 2024
11Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Hospital Disaster PlanDaring5 April 202431 Mei 2024 DETAIL
12Bimbingan Teknis Penyusunan Perencanaan Penanggulangan Bencana di Rumah Sakit (Hospital Disaster Plan)Blended LearningBatch 1: 26 Juni 2024
Batch 2: 4 Desember 2024
Batch 1: 28 Juni 2024
Batch 2: 6 Desember 2024
DETAIL
13Pelatihan Tahap 1: Pelatihan Analisis Data di Bidang KesehatanBlended Learning14 Mei 202416 Mei 2024
DETAIL
14Pelatihan Tahap 2 (Memahami dan Penyusunan Produk Analisis Kebijakan)Blended Learning21 Mei 202422 Mei 2024
DETAIL
15Pelatihan Tahap 3 (Memahami dan Penyusunan Produk Analisis Kebijakan: Penyusunan Policy Brief)Blended Learning12 Juni 202413 Juni 2024 DETAIL
16Pelatihan pencegahan infeksi di FKTPKlasikal17 Juni 202421 Juni 2024
17Pelatihan Peningkatan Mutu dan keselamatan pasien dalam pemenuhan standar akreditasiKlasikal24 Juni 202426 Juni 2024
18Panduan Penggunaan Alat Peningkatan Pendapatan dan Mutu di Fasilitas Pelayanan KesehatanDaringJuniJuni
19Health-Marketing Workshop:
Potensi Medical Wellness dalam industry kesehatan: Penyusunan tailor made concept, rumusan pemasaran dan implementasi
Blended Learning5 Juli 20245 Juli 2024 DETAIL
20Forum IHQN ke 20Klasikal5 Juli 20245 Juli 2024 DETAIL
21Pelatihan Tahap 4 (Strategi Advokasi Kebijakan Kesehatan)Blended Learning10 Juli 202412 Juli 2024
22Program Peningkatan dan Membangun Budaya Mutu di PuskesmasDaringJuliJuli
23Manajemen PuskesmasDaring15 Juli 202427 Juli 2024
24The 18th Post Graduate Forum on Health Systems and Policy (Kuala Lumpur, UKM)Klasikal16 Juli 202417 Juli 2024
25Forum Nasional XIV Jaringan Kebijakan Kesehatan IndonesiaBlended Learning14 Oktober 202417 Oktober 2024
26Knowledge Event dan Kursus Kebijakan ANHSSKlasikalNovemberNovember
27Forum Nasional III FarmalkesDaring13 Desember 202414 Desember 2024
28Webinar Penyusunan Simulasi Hospital Disaster PlanDaring
29Webinar Manajemen EMTDaring
30Dasar Penyusunan Puskesmas & Klinik Disaster PlanDaring
31Pendampingan Lanjutan PDP dan KDPDaring
32Pelatihan Manajemen Logistik KesehatanDaring
33Pelatihan Penyusunan Dinkes Disaster PlanDaring
34Pelatihan Perencanaan Program KesehatanBlended LearningMaret 2024Desember 2024
35Pelatihan Manajemen Public Health ProgramBlended LearningApril 2024Desember 2024
36Forum Nasional IV Filantropi KesehatanDaringOktober 2024Oktober 2024
37

Kebutuhan dan Rencana Pengembangan Kompetensi Staf Pkmk FK-KMK UGM

Tahun 2024

NO

NAMA NIP JABATAN JENIS KOMPETENSI BENTUK DAN JALUR PK PENYELENGGARA JADWAL / WAKTU KESESUAIAN PK DG SYARAT JABATAN ANGGARAN (Rp) JML JP
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
1 Hanevi Djasri Konsultan Pelatihan Konferensi Internasional, onsite ISQua 24-27 September Sesuai 40.000.000,- 20
2 Hanevi Djasri Konsultan Pelatihan Pelatihan Adult Learning, online Coursera 1-30 April Sesuai 0 10
3 Eva Tirtabayu Hasri Peneliti Pelatihan Pelatihan Introduction to Quality Improvement and Patient Safety, Online ISQua 40 Jam 12 Bulan Sesuai 4.000.000 40
4 Eva Tirtabayu Hasri Peneliti Pelatihan Certified Professional in Patient Safety Review Course: Live Webinar IHI 7-8 Maret Sesuai 6.500.000 10
5 Mentari Widiastuti Peneliti Pelatihan Pelatihan RStudio untuk Pengolahan Data Susenas dan Sakernas, online PT Inspect Multi Konsultan 18 Februari 2024 Sesuai 500,000 11
6 Mentari Widiastuti Peneliti Pelatihan Pelatihan RStudio untuk Model Ekonometrika Spasial, online PT Inspect Multi Konsultan 25 Februari 2024 Sesuai 500,000 11
7 Mentari Widiastuti Peneliti Pelatihan Evidence-Informed Policy Training, offline WHO TDR 29 January - 2 Februari 2024 Sesuai 0 40
8 Widarti Staf Pelatihan Pelatihan Menulis Pemberitaan SDG FK-KMK UGM 30-31 Jan 2024 Sesuai 0 14
9 Mutiara Prasodjo Staf Pelatihan Pelatihan Menulis Pemberitaan SDG FK-KMK UGM 30-31 Jan 2024 Sesuai 0 14
10 Maria Lelyana Staf Pelatihan Management of trainer BAPELKES 12-20 Februari 2024 Sesuai 50,000,000
11 Staf unit pelatihan Staf Pelatihan Pelatihan Komunikasi Interpersonal Pihak luar Juni Sesuai 3,000,000
12 Sokhidin, Ari Ichroman, Yulis Yuhiba, Lilik Haryanto, Irvan Taufik Staf Pelatihan Pelatihan Animasi After Effects Pihak luar Agustus Sesuai 6,000,000
13 team unit publikasi Staf Pelatihan Pelatihan Digital Marketing Pihak luar Mei Sesuai 3,000,000
14 Ari Ichroman, Agus Tri K, Yulis Yuhiba, Lilik Haryanto, Irvan Taufik, Sokhidin Staf Pelatihan Pelatihan Konten Kreator Pihak luar Oktober Sesuai 6,000,000
15 PKMK Staf Pelatihan Pelatihan Training of Officer Pihak luar Maret Sesuai 50,000,000
16 Lutfan Lazuardi peneliti workshop Post Graduate Forum PGF Juli Sesuai 50,000,000
17 Shita Listyadewi peneliti workshop Asia-Pacific Network for Health Systems Strengthening (ANHSS) ANHSS Desember Sesuai 50,000,000
18 Putu Eka Andayani peneliti workshop International Hospital Federation in Rio de Janeiro IHF 10-12 September Sesuai 50,000,000
19 Likke Putri peneliti workshop Conference of Health System Research HSR 18 - 22 November Sesuai 50,000,000
20 Nenggih peneliti pelatihan Pelatihan Keterampilan Komunikasi Interpersonal dan Negosiasi di Bidang Kesehatan Pihak luar September Sesuai 20,000,000
21 Nenggih peneliti pelatihan Pelatihan Komunikasi dan Edukasi Efektif Dalam Mewujudkan Service Excellence di Rumah Sakit Pihak luar September Sesuai 20,000,000
22 Johny Setiawan peneliti pelatihan Pelatihan Hospital Cost Manajemen Sistem PKMK dan PPAMRSI Agustus Sesuai 20,000,000
23 Sokhidin, Ari Ichroman, Agus Tri Kuswanto staf pelatihan Pelatihan Animasi After Effects Pihak luar Agustus Sesuai 9,000,000
24 Widarti, Edna Novitasari staf pelatihan Pelatihan Digital Marketing Pihak luar Mei Sesuai 6,000,000
25 Irvan Taufik, Yulis Yuhiba staf pelatihan Pelatihan Data Analysis Pihak luar Oktober Sesuai 6,000,000
26 Johny Setiawan peneliti pelatihan Seri Webinar Hospital Cost Management System Untuk Implementasi Renstra Rumah Sakit PKMK dan PPAMRSI Januari-Februari Sesuai 14,000,000
27 Putu Eka Andayani peneliti pelatihan Seri webinar Strategi RS pasca berlakunya UU No. 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan PKMK Januari-Februari Sesuai 14,000,000
28 Putu Eka Andayani peneliti pelatihan Workshop Penulisan Abstrak Konferensi Internasional PKMK Januari-Mei Sesuai 10,000,000
29 Tri Muhartini peneliti pelatihan Pelatihan Pengembangan Kapasitas Penetapan Kebijakan, Kepemimpinan dan Komunikasi Inklusif Sumber Daya Manusia Bidang Kesehatan PKMK Mei-Agustus Sesuai 60,000,000
30 Yos Hendra peneliti pelatihan Pelatihan unit cost batch 4: Pengembangan Akuntansi Biaya Rumah Sakit sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan di Era JKN PKMK Februari Sesuai 60,000,000
31 Tri Muhartini peneliti pelatihan Pelatihan Tahap 1: Pelatihan Analisis Data di Bidang Kesehatan PKMK 14 – 16 Mei Sesuai 30,000,000
32 Tri Muhartini peneliti pelatihan Pelatihan Tahap 2 (Memahami dan Penyusunan Produk Analisis Kebijakan) PKMK 21 – 22 Mei Sesuai 30,000,000
33 Tri Muhartini peneliti pelatihan Pelatihan Tahap 3 (Memahami dan Penyusunan Produk Analisis Kebijakan: Penyusunan Policy Brief) PKMK 12 – 13 Juni Sesuai 30,000,000
34 Tri Muhartini peneliti pelatihan Pelatihan Tahap 4 (Strategi Advokasi Kebijakan Kesehatan) PKMK 10 -12 Juli Sesuai 30,000,000
35 Candra peneliti pelatihan Pelatihan Perencanaan Program Kesehatan PKMK Maret - November Sesuai 30,000,000
36 Candra peneliti pelatihan Pelatihan Manajemen Public Health Program PKMK April - Desember Sesuai 30,000,000
37 Tri Muhartini peneliti pelatihan Forum Nasional XIV Jaringan Kebijakan Kesehatan Indonesia PKMK September Sesuai 55,000,000
38 Eva Tirtabayu Hasri peneliti pelatihan Forum Nasional XIX IHQN Mutu Kesehatan PKMK dan IHQN Agustus Sesuai 200,000,000
39 Jodi Visnu peneliti pelatihan Forum Nasional IV Filantropi Kesehatan PKMK Oktober Sesuai 25,000,000
40 Hilda Ismail peneliti pelatihan Forum Nasional III Farmalkes PKMK dan Pusat Studi dari Farmasi Desember Sesuai 25,000,000

Inovasi yang akan dilakukan Unit Pelatihan PKMK

  1. Menggunakan beberapa akun zoom untuk pelatihan atau kegiatan yang bersamaan.
  2. Semakin sering mengarsip video pelatihan ke Youtube dengan di-private, sehingga hanya peserta pelatihan yang dapat mengaksesnya
  3. Membuat short video dari pelatihan yang berlangsung sebagai materi marketing berikutnya.
  4. Menggunakan scan barcode untuk pendaftaran kepesertaan
  5. Pelatihan yang diselenggarakan PKMK tersertifikasi Kementerian Kesehatan
  6. Webinar terkait mekanisme marketing, agar pelatihan yang diselenggarakan dapat menjangkau serta menjaring peserta lebih banyak lagi.

NoNama PelatihanKeterangan
1Pelatihan Penilaian Risiko Bersama Menggunakan Joint Risk Assessment Operational Tools (JRA-OT) 8 Provinsi Laporan
2Pelatihan Advokasi Kebijakan Kesehatan Bagi Para Champion Kementerian Kesehatan Batch 1 Laporan
3Pelatihan Analisis kebijakan Publik dan Bimtek Penulisan Laporan Kebijakan (Policy Brief) Laporan
4Pelatihan Advokasi Kebijakan Kesehatan Bagi Para Champion Kementerian Kesehatan Batch 2 Laporan
5Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini Respon (SKDR) Bagi Petugas Surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota Provinsi Sulawesi Tengah Laporan
6Pelatihan Advokasi Kebijakan Kesehatan Bagi Para Champion Kementerian Kesehatan Batch 3 Laporan
7Pelatihan Lean Management RS Kadungga Laporan
8Pelatihan Badan Layanan Umum Daerah Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka Laporan
9Workshop Akuntansi Rumah Sakit batch 2 Kupas Tuntas Unit Cost Pelayanan Rumah Sakit Laporan
10Pelatihan Bagi Pelatih Pencegahan dan Tata Laksana Gizi Buruk pada Balita Laporan
11Pelatihan Penggunaan Aplikasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) bagi Petugas Surveilans di Dinas Kesehatan Kabupaten Kota Provinsi Maluku Utara Laporan
12Workshop Akuntansi Rumah Sakit batch 3 Kupas Tuntas Unit Cost Pelayanan Rumah Sakit Laporan
13Pelatihan Badan Layanan Umum Daerah untuk RSUD Lewoleba Laporan

Back to top